Solar system is a collection of celestial bodies composed of a star called the Sun and all the objects that are bound by its gravity. The objects including eight known planets with elliptical orbits, five dwarf planets, 173 natural satellites that have been identified, and the millions of heavenly bodies (meteors, asteroids, comets). Solar System is divided into the Sun, the four inner planets, the asteroid belt, four outer planets, and in the outer part is the Kuiper belt and disc Greatest.
PENGUKURAN
Pengukuran merupakan kegiatan membandingkan suatu besaran yang
diukur dengan alat ukur yang digunakan sebagai satuan.Beberapa aspek pengukuran yang harus diperhatikan yaitu ketepatan (akurasi), kalibrasi alat, ketelitian (presisi), dan kepekaan (sensitivitas). Dengan aspek-aspek pengukuran tersebut diharapkan mendapatkan hasil pengukuran yang akurat dan benar.
Fotosintesis
Fotosintesis adalah suatu proses biokimia yang dilakukan tumbuhan untuk memproduksi energi terpakai (nutrisi) dengan memanfaatkan energi cahaya.Fotosintesis dikenal sebagai suatu proses sintesis makanan yang dimiliki oleh tumbuhan hijau dan beberapa mikroorganisme fotosintetik.Sumber energi cahaya alami adalah matahari yang memiliki spektrum cahaya infra merah (tidak kelihatan), merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu dan ultra ungu (tidak kelihatan).
Global Warming
Pemanasan global adalah suatu proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi. Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat selama seratus tahun terakhir.
Pesawat Sederhana
Pesawat sederhana sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Dengan bantuan alat-alat tersebut, pekerjaan manusia akan terasa lebih mudah. Jadi, dapat dikatakan bahwa pesawat sederhana adalah alat-alat yang digunakan untuk mempermudah pekerjaan.
Di lingkungan sekitar kita terdapat banyak sekali benda yang bersifat alamiah, seperti batu, pasir, logam, dan udara. Benda-benda di sekitar selain bersifat alamiah, juga bersifat buatan hasil kerja manusia, seperti pensil, baju, bahan makanan, ban mobil, kaca, sepeda, motor mobil. Benda-benda hasil buatan manusia bahan dasarnya berasal dari bahan alam, seperti wajan untuk memasak berasal dari tembaga yang merupakan bahan alam, pensil berasal dari bahan karbon dan sebagainya. Benda-benda tersebut ada yang bersifat sederhana ada pula yang bersifat kompleks, misalnya sebuah mobil bersifat kompleks karena terdiri dari berbagai bahan, antara lain, besi, alumunium, karet, kaca, kulit sintetis, dan beberapa bahan lainnya.
Setiap jenis benda mempunyai sifat atau ciri yang membedakannya dari jenis benda lain. Manusia akan terus berinovasi untuk terus memproduksi berbagai jenis benda dari bahan alam maupun buatan untuk keperluan hidup manusia. Setiap jenis benda mempunyai sifat atau ciri yang membedakannya dari jenis benda lain, yaitu bentuk benda, ukuran benda, warna benda, keadaan permukaan benda, dan bahan penyusun benda.
Apakah benda-benda di lingkungan sekitar semuanya bergerak, memerlukan makanan, bernapas, dan bertambah banyak? Anak ayam dan pohon, semuanya bergerak, memerlukan makanan, bernapas, dan berkembang biak. Mengapa hal ini terjadi? Hal tersebut terjadi karena anak ayam dan pohon adalah makhluk hidup. Bola tidak bisa bergerak jika tidak ditendang. Demikian juga dengan kursi, jika tidak didorong tidak akan bergerak. Bola dan kursi tidak bernapas, tidak memerlukan makanan, dan tidak bertambah banyak. Mengapa demikian? Karena mereka adalah makhluk tak hidup. Jadi, makhluk hidup adalah makhluk yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Bernafas
Semua makhluk hidup melakukan proses pernapasan. Bernapas adalah proses mengambil udara (O2) dari luar dan mengeluarkan udara (CO2) dari dalam tubuh. Oksigen (O2) sangat diperlukan makhluk hidup untuk pembakaran makanan dalam tubuh dan menghasilkan energi yang diperlukan tubuh atau disebut juga oksidasi tubuh. Energi ini digunakan tubuh untuk bergerak dan melakukan aktivitas lainnya. Proses pernapasan makhluk hidup berbeda-beda, bergantung pada tempat hidup dan jenis makhluk hidup. Makhluk hidup yang hidup di darat memiliki sistem pernapasan yang berbeda dengan makhluk hidup yang hidup di air. Pernapasan burung berbeda dengan amfibi. Manusia dan hewan di darat umumnya bernapas dengan paruparu. Oksigen diambil dari udara melalui hidung. Untuk makhluk hidup yang hidup di air, seperti ikan bernapas dengan insang. Makhluk hidup yang di air menggunakan oksigen yang terlarut dalam air untuk bernapas. Selain itu, tumbuhan pun juga bernapas. Oksigen diambil oleh tumbuhan melalui stomata atau mulut daun, dan lentisel (lubang-lubang yang ada pada batang tumbuhan).
2. Bergerak
Bergerak merupakan salah satu ciri makhluk hidup. Gerak pada manusia dan hewan jelas tampak terlihat. Kamu dapat berjalan, berlari, dan menggerakkan tangan. Begitu juga dengan hewan dapat berlari, terbang, dan lain sebagainya. Untuk melakukan gerakan tersebut, manusia dan hewan dibantu oleh alat gerak. Pada manusia, misalnya tangan dan kaki. Sedangkan, pada hewan, seperti sayap, sirip, kaki, silia, dan lainnya. Selain manusia dan hewan, tumbuhan juga melakukan gerakan, tapi gerakan ini tidak mudah dilihat. Contoh gerakan pada tumbuhan adalah menutupnya daun putri malu bila disentuh. Daun-daun pohon petai cina yang menutup pada sore hari, arah tumbuhnya tanaman selalu ke arah datangnya sinar matahari, dan bunga matahari yang selalu menghadap matahari. Gerakan pada tumbuhan disebabkan karena ada rangsangan dari luar.
3. Makan dan Minum
Seluruh makhluk hidup membutuhkan makanan. Makanan yang dimakan harus mengandung zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh tubuh. Contohnya, karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Karbohidrat sangat diperlukan tubuh untuk menghasilkan energi. Zat makanan ini terdapat dalam umbi-umbian seperti singkong, kentang, dan ketela. Selain itu, terdapat dalam biji-bijian, seperti jagung, beras, gandum, dan tepung terigu. Lemak berfungsi sebagai cadangan makanan bagi tubuh. Lemak memiliki kalori paling tinggi dibandingkan zat makanan lainnya. Zat makanan ini terdapat dalam susu dan mentega. Protein berfungsi untuk pertumbuhan dan mengganti sel-sel tubuh yang rusak. Protein dibagi menjadi dua macam, yaitu protein hewani dan protein nabati. Protein hewani adalah protein yang berasal dari hewan, contohnya: telur, daging, susu, dan ikan. Sedangkan, protein nabati adalah protein yang berasal dari tumbuhan, contohnya: kacangkacangan, dan buah-buahan. Vitamin dan mineral diperlukan tubuh kita untuk mengatur proses kegiatan tubuh. Vitamin dapat diperoleh dari buah-buahan dan sayursayuran, seperti: wortel, sayur bayam, kangkung, jeruk, alpukat, apel, dan sebagainya.
4. Tumbuh dan Berkembang
Makhluk hidup mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Contohnya, jika kamu menanam biji akan tumbuh menjadi kecambah, kemudian menjadi tanaman kecil. Jika tanaman tersebut kamu siram setiap hari, maka akan tumbuh menjadi tanaman yang besar. Pertumbuhan merupakan pertambahan sel-sel tubuh, sehingga ukuran tubuh bertambah dan tidak bisa mengecil kembali. Bagaimana dengan pertumbuhan hewan dan tumbuhan? Hewan dan tumbuhan juga mengalami pertumbuhan seperti manusia, yaitu ukuran tubuhnya makin besar. Pertumbuhan ini dapat diukur.
5. Berkembang Biak
Berkembang biak atau reproduksi adalah kemampuan makhluk hidup untuk memperoleh keturunan. Perkembangbiakan ini berguna untuk melestarikan jenisnya.Cara perkembangbiakan pada hewan dibagi menjadi dua macam, yaitu secara generatif (kawin) dan secara vegetatif (tak kawin). Pada hewan tingkat tinggi umumnya berkembang biak secara kawin, sedangkan pada hewan tingkat rendah berkembang biak dengan vegetatif (tak kawin).Pada tumbuhan, mereka tidak hanya berkembang biak dengan biji, tetapi juga dapat berkembang biak secara vegetatif atau tidak kawin. Contoh perkembangbiakan vegetatif pada tumbuhan, di antaranya stek, cangkok, dan tunas.
6. Peka Terhadap Rangsang
Semua makhluk hidup akan menanggapi dengan segera apabila ada rangsangan atau perubahan dari lingkungan sekitarnya. Kemampuan makhluk hidup dalam menanggapi rangsang disebut iritabilitas. Setiap makhluk hidup peka terhadap rangsang tertentu. Rangsang dari luar diterima oleh alat-indera yang dimiliki oleh setiap makhluk hidup. Contohnya, mata kita akan mengedip bila terkena cahaya yang silau. Hewan juga memiliki indera yang peka terhadap rangsangan, meskipun setiap golongan hewan memiliki kepekaan indera yang berbeda. Misalnya anjing peka penciumannya, burung peka penglihatannya, dan kelelawar peka terhadap pendengarannya. Tumbuhan juga peka terhadap rangsangan. Kepekaan tumbuhan dapat timbul karena adanya rangsangan misalnya cahaya, gaya tarik bumi, zat kimia, atau sentuhan. Contohnya tumbuhan putrid malu akan mengatup daunnya bila tersentuh, dan tumbuhan petai cina akan mengatupkan dauunya ketika menjelang malam dan membuka kembali menjelang pagi. Rangsangan-rangsangan tersebut akan menyebabkan gerak pada makhluk hidup.
7. Adaptasi
Adaptasi adalah kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungan dan untuk mempertahankan diri. Terdapat tiga macam adaptasi, yaitu:
·Adaptasi morfologi, yaitu penyesuaian diri terhadap alat-alat tubuhnya.
Contoh:burung elang mempunyai kuku yang tajam untuk menerkam mangsa. Bunga teratai mempunyai daun yang lebar untuk memperluas bidang penguapan.
·Adaptasi fisiologi, yaitu penyesuian diri terhadap lingkungan dengan fungsi alat-alat tubuh.
Contoh : Manusia menambah jumlah sel darah merah bila berada di pegunungan. Kotoran unta kering, tetapi urinenya kental
·Adaptasi tingkah laku, yaitu penyesuaian diri terhadap lingkungan dengan tingkah lakunya.
Contoh: Bunglon mengubah warna tubuhnya, ikan paus muncul ke permukan secara periodik.
Fotosintesis adalah proses biokimia yang dilakukan tumbuhan untuk memproduksi energi terpakai (nutrisi) dengan memanfaatkan energi cahaya. atau dapat pula diartikan proses penyusunan atau pembentukan dengan menggunakan energi cahaya atau foton.Pada dasarnya, fotosintesis merupakan proses penyusunan karbohidrat atau zat gula dengan menggunakan energi matahari. Matahari sebagai sumber energi utama bagi kehidupan di Bumi. Namun tidak semua organisma mampu secara langsung menggunakannya. Hanya golongan tumbuhan dan beberapa jenis bakteri saja yang mampu menyerap energi matahari dan memanfaatkannya untuk fotosinrtesis. Melalui fotosintesis, tumbuhan menyusun zat makanan yaitu karbohidrat (pati / gula). Karena kemampuan menyusun makanannya sendiri inilah, tumbuhan disebut organisma ototrof. para ilmuwan meneliti mengenai proses fotosintesis. ada beberapa percobaan yang dapat membuktikan terjadinya proses fotosintesis. diantaranya adalah percobaan Ingenhouzs dan Uji Sach.
Perhatikan skema Ingenhouzs dibawah ini :
Percobaan ini membuktikan bahwa :
(1) Gas yang dikeluarkan oleh tumbuhan itu ternyata adalah O2,
(2) Cahaya matahari dibutuhkan untuk proses tersebut,
(3) Bagian yang berhijau daun saja yang mengeluarkan O2.
selain percobaan ingenhouzs, ada juga uji sach yang bertujuan untuk membuktikan bahwa fotosintesis pada daun memerlukan cahaya dan menghasilkan amilum. skema dari uji sach adalah sebagai berikut :
Untuk memperjelas pemahaman mengenai bagaimana proses fotosintesis terjadi, perhatikan video dibawah ini :
Nah, perlu kita tahu bahwa pada proses fotosintesis, melalui daun, tumbuhan menyerap
molekul karbondioksida juga air dalam rangka menghasilkan gula dan juga
oksigen. Kedua senyawa tersebut kemudian akan digunakan sebagai
penyokong pertumbuhannnya. terjadi reaksi seperti dibawah ini :
Tumbuhan
yang melakukan proses fotosintesis memerlukan bantuan cahaya matahari. Tumbuhan mampu menyerap cahaya matahari sebab memiliki zat hijau
daun atau klorofil. Klorofil ini ada di dalam bagian organel
bernama kloroplast. Pada bagian daun tumbuhan, terdapat dua lapisan sel
yang dinamai denegan mesofil. pada bagian ini terdapat kurang lebih
setengah juta kloroplast yang tersebar di setiap millimeter persegi.
Cahaya matahari selanjutnya akan melewati lapisan epidermis yang tanpa
warna kemudian melaju menuju mesofil. Pada bagian inilah sebagian besar
kegiatan fotosintesis berlangsung. Organ utama tempat berlangsungnya
fotosintesis adalah daun tepatnya pada bagian stomata atau mulut daun.
Proses fotosintesis ini terdiri atas dua rangkaian reaksi yakni reaksi
terang dan juga reaksi gelap. Dinamakan rekasi terang sebab prosesnya
membutuhkan cahaya. Sementara itu reakasi gelap adalah proses
fotosintesis yang tidak lagi melibatkan cahaya tetapi hanya
karbondioksida.